(Koleksi : September 2006)

Terlanjur kusandarkan separuh hidupku

Kuserahkan tuk sepenuhnya kau miliki

Kurelakan tuk selamanya kau huni

Telah pula kau bawa separuh kekuatanku

Penopang saat berdiriku

Tonggakku tuk berpegang

Saat ku terhuyung

Bila saja kau menjauh

Terbawa sudah separuh kekuatan itu

Dan aku menjadi rapuh

Raih aku,

Pegang erat tanganku

Kau ada dalam keistimewaan

Hadirmu adalah pilihan

Kan kusandarkan bebanku dibahumu

Bersama arungi waktu disampingmu

Note :

Aku mendapati diriku mulai merasa memilikinya. Seseorang yang dengannya kubangun komitmen ‘niat baik’ untuk berumah tangga. Yang dengannya kuhilangkan segala ego. Menerimanya hanya dengan modal ‘niat baik’ menuju sunnah Rasul. Dalam perjalanan waktu bersamanya, dalam kurun waktu yang bukan sebentar akhirnya aku dapat menerimanya dengan ikhlas. Merasa membutuhkannya, merasa hilang kekuatanku saat jauh darinya. Bersamaan dengan itu aku membangun kekuatan untuk dapat selalu bersamanya, menjadikannya belahan jiwaku untuk dapat menjalani waktu bersamanya.

Tinggalkan komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s