Riak sungai
sayup tertangkap telinga
iramanya membuai rindu.

Kkutebar pandang sekeliling
kosong hamparan kupijak

Kupejam mata
melihat indah nan hijau
berputar mengelilingiku

Aku rindu aroma semi
aku rindu pelukan bayu membuai
aku rindu yang hilang
saat kupendar cahaya mata

Aku tengah mencari
aku tengah menanti
sesosok pembawa aroma semi
nan membuai bak sapuan bayu

Wahai pelantun sajak kalbu
dilekuk bumi mana kau tersembunyi
adakah kisaran waktu
menuntun langkahmu menghampiriku.

( November 2005 )

About winwheng

Hanya ingin membagi apa yang dapat kubagi...karena berbagi adalah peduli. Sharing is Caring.

Tinggalkan komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s