Harapan,

Untukku saat ini adalah nafas

Saat harapan itu hilang

Bagai terhenti aliran nafasku

Hilang kendali hidupku.

Terima kasih Tuhan,

Tlah kau kembalikan nafasku hari ini

Smoga esok pagi

Kan terwujud impianku

Menjadi kisah

Awal kesejatian hidupku.

 

(22122005)


 [t1]Saat kutulis ini aku dalam keadaan nganggur selepas kuliah. Aku mengalami sindrom pengangguran dan tuntutan atas nama titel yang telah kuperoleh. Sampai aku merasa tidak kerasan dirumah. Saat ada harapan tentang sebuah pekerjaan,  sepertinya itulah nafas yang menyambung hidupku.

About winwheng

Hanya ingin membagi apa yang dapat kubagi...karena berbagi adalah peduli. Sharing is Caring.

One response »

  1. arief arda ananda mengatakan:

    jeleknya sebuah harapan adalah, semakin banyak kita berharap semakin banyak pula kita membuka pintu kekecewaan..

Tinggalkan komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s