Ada…,

Dimana aku sangat tidak menghargaimu

Mengabaikan perjuanganmu

Meragukan kasih sayangmu.

Namun ada…,

Dimana aku sangat merindumu

Rindu melihat senyum hangat

Terpajang dibibir keringmu

Yang tak lekang oleh dzikir do’a – do’a mu.

Kurindu doa yang senantiasa kau panjatkan untukku

Seribu yang ingin kuhadirkan untukmu

Persembahan baktiku untukmu ibu

Walau takkan bisa mengganti

Apa yang tlah kau beri

Ibu…,

Tersenyumlah seperti waktu itu.

(22122005)


 [t1]Ada 3 puisi tentang ibu. Saat itu aku terinspirasi dengan tanggal 22 desember yang merupakan hari ibu. Pas sekali pada saat-saat itu aku merasa kehilangan sinar seorang ibu. Saat itu memang ibu terlihat tidak lagi bangga kepadaku, dengan berbagai kesalahanku waktu itu.

About winwheng

Hanya ingin membagi apa yang dapat kubagi...karena berbagi adalah peduli. Sharing is Caring.

5 responses »

  1. […] Saya copy postingan ini dari : winwhengworld.wordpress.com […]

  2. cumakatakata mengatakan:

    please don’t punish me if copasus this post.

    this post so good..

Tinggalkan komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s